Selasa, 20 Januari 2015

Just Simple

Bismillah....
Ramai pemberitaan di media sosial ttg sebuah kisah plus foto (maaf sengaja masbro tdk tampilkan) dimana seorang laki2 menikah & masih diatas pelaminan memeluk seorang wanita (tamu undangan) yg dipacarinya selama 7thn.
Sungguh ini efek domino dr sebuah hubungan berlabel "Pacaran". Tanpa fokus membahas ttg kisah diatas, sebaiknya kita sama2 berfikir, apakah nilai plus dr sebuah penjajagan hubungan dgn label Pacaran, krn disana tiada jaminan bahwa pacar bertanggung jawab krn tidak adanya sebuah ikatan yg memiliki nilai syariat & hukum.
Namun, yg terjadi dlm sebuah label bernama "PACARAN", terjadi sebuah pelecehan mulai dr sentuhan fisik hingga pencabulan atas nama sebuah cinta yg tidak halal. Berapa banyak anak, saudara, teman kita dan perempuan2 yg menginginkan sebuah ikatan halal terjebak dlm hubungan pacaran & atas nama cinta thdp pacaran berapa banyak yg terjamah, bahkan tertelanjangi oleh nafsu manusia yg tiada batas.
Lagi2, korbannya kaum hawa, namun tidak sedikit kaum hawa pula yg malah merendahkan diri mereka dgn pakaian Full Press Body atau mimik manja menggoda. Sungguh, ini sebuah racun mereka sendiri, dimana disudut lain kaum hawa brrjuang menutup aurat, membenahi akhlaq, & trus bergerak menjaga iffah izzah mereka, namun tercoreng oleh kaum mereka sendiri hilang rasa malu & imannya.
Jika SoJosh bertanya :
"Apakah bisa kita menemukan jodoh yg terbaik (bagi kita dr Allah), tanpa harus diawali oleh pendekatan lawan jenis yg cenderung ikhtilat?"
In shaa allah kita cuplik kisah SoJosh yg Menikah tanpa Pacaran, & beberapa ikhwah wa akhwat yg menikah tanpa didahului oleh pacaran.
Just simple
Melamar - Nadzhor (melihat) - Nikah.
Simple tp bukan ngawur asal milih jodoh 
~Salam Muda Mulia ~